Saturday, March 15, 2008

TENTANG UKURAN YANG KITA PAKAI

Seringkali kita memakaikan ukuran KITA kepada orang lain sehingga ketika ukuran yang kita maksudkan tidak memenuhi standar kita, tidak pas, atau tidak cocok, maka kita menjadi kesal, jengkel bahkan frustasi.


Betapa bahagianya kita jika dilihat dan diukur seperti bagaimana kita ingin dilihat dan diukur. Nah!
Contoh kecil dalam kehidupan sehari-hari yang saya alami adalah ketika banyak orang mempertanyakan status kelajangan saya.
Mereka menganggap/berpendapat saya tidak berbahagia karena tidak punya suami (baca: seharusnya laki-laki yang seharusnya menjaga, mendampingi, menjadi teman tidur?, menjadi teman curhat? memberi bayi? atau mendampingi kalo jalan-jalan hi..hi) pokoknya menurut mereka hidup saya tidak pas dan belum lengkap!


Mereka menganggap PASTI saya kesepian dan tertekan karena hari gini "tidak punya pasangan seumur hidup" well, mungkin saja pendapat mereka tidak salah- namun juga belum tentu benar, karena mereka lupa, bahwa semua yang mereka pikirkan adalah menurut ukuran mereka bukan menurut ukuran saya. Apalagi bagi para perempuan yang bercerai dan mengalami kekerasan dalam rumah tangga, disia-siakan suami? bahkan tidak diberi nafkah...weleh (ini bahasan lain dalam feminisme). Bagi mereka sayalah manusia beruntung karena tidak mengalami penderitaan (?) seperti mereka.


Saya pernah mendengar kata-kata yang diucapkan dari mitra kerja saya, sebuah filosofi jawa tentang kebenaran: ada 3 kebenaran di dunia ini, satu kebenaran menurut diri pribadi atau diri kita sendiri, kedua kebenaran menurut masyarakat/orang banyak dan ketiga kebenaran sejati menurut Tuhan. Wuih..! Sejak saat itu saya santai-santai aja-apalagi setelah membaca 2 buku bagus yang membuka wawasan saya, yaitu berjudul dusta-dusta yang diyakini kaum wanita dan kebohongan yang diberitakan gereja terhadap perempuan. Yup, sejak berabad lalu, perempuan selalu dibohongi untuk meyakini dan memenuhi standar yang dipakai laki-laki :-)


Contoh lain, dalam bekerja kita sering menstandarkan ukuran kepintaran, kemampuan, sistematisasi berpikir, kegesitan kita bekerja, efisiensi dan efektifitas kita pada rekan kerja atau bawahan kita, sehingga ketika mereka tidak memenuhi standar kita bahkan ketika hasil kerja tidak sesuai dengan yang kita inginkan, maka kita jadi uring-urungan, kesal dan frustasi. Akhirnya keluar kata-kata yang akhirnya kita sesali :-(
Hmmm.., bisa gak ya merubah diri kita menjadi lebih santai?, menerima kekurangan orang lain, please deh rasanya gak enak banget kalo kita dipaksa menurut standar/ukuran orang lain! Lihatlah seseorang seperti mereka ingin dilihat, ukurlah mereka dengan ukuran yang mereka inginkan dan mari mencintai mereka apa adanya. Dengan begitu barangkali, anda akan lebih dicintai, paling tidak bisa membuat orang lain sedikit terhibur-ditengah keruwetan dunia ini.

Tindakan selanjutnya buatlah daftar orang-orang yang sudah anda sakiti dengan "ukuran standar anda" , yang selama ini terlanjur terucapkan. Kalau berkenan ya traktir mereka tanpa penjelasan he..he.

Sunday, March 09, 2008

WITHOUT WOMEN


without women earth would fail and die
without women who am I
who am I in this island of faith
who am I in this island of life

you are the sea
you are the sky
you are the ocean
I am the earth
I am island of your love

-j. anderson-

Hari ini tanggal 8 Maret 2008. Sejak subuh hujan turun dengan lebatnya. Setiap orang memilih berada di dalam selimut, manakala hawa dingin dan awan gelap tak juga membiarkan matahari muncul untuk sekedar memberi semangat.

Saya hampir lupa bahwa hari ini adalah Hari Perempuan Internasional yang diperingati hampir seluruh perempuan di dunia. Peringatan ini merupakan pengakuan dunia bagi upaya pencapaian kesetaraan gender dan peran perempuan dalam segala sendi kehidupan, keberhasilan kaum perempuan di bidang ekonomi, politik, dan sosial.

Seperti diketahui, Perserikatan Bangsa Bangsa telah menetapkan 8 Maret sebagai Hari Perempuan Internasional. Ide ini sesungguhnya berawal dari kisah-kisah tentang perempuan biasa sejak masa Yunani Kuno dengan Lysistara yang menyudahi perang dengan melakukan serangan seksual terhadap laki-laki hingga ke Revolusi Prancis dengan yel-yel liberte, fraternite, egalite atau kemerdekaan, persaudaraan, kesetaraan.

Hari tersebut, yang diterapkan sebagai hari libur di beberapa negara, dicetuskan pada tanggal sama menyusul demonstrasi menuntut "roti dan perdamaian" para perempuan Rusia pada 1917 menyikapi perang yang membunuh dua juta serdadu Rusia itu. Meski tak disepakati oleh para pemimpin politik itu, unjuk rasa itu menjadi monumen jatuhnya Tsar dari tampuk tahtanya. Pemerintah yang menggantikan posisi itu memberikan hak pilih kepada perempuan.

Hari Perempuan Internasional juga untuk memperingati kebakaran pabrik Triangle Shirtwaist di New York yang mengakibatkan 140 buruh perempuan kehilangan nyawa. Protes digelar kaum perempuan pada 8 Maret 1857 di New York City, untuk menuntut perlindungan yang lebih besar terhadap para pekerja perempuan. Sejak 1975, PBB mulai mensponsori hari itu menjadi Hari Perempuan Internasional.

Dimanakah saya pada tahun 1975? Kelas III SD, sedang riang gembira bersekolah dengan uang jajan Rp 150,-, mengikuti upacara bendera setiap hari senin, untuk kemudian diberi sagon (semacam tepung dari beras yang diberi gula), mengerjakan PR. Jangankan soal hak perempuan, kesetaraan, keadilan, gender mainstreaming definisi kata perempuan aja saya belum mengerti-selain manusia yang memakai rok??!!

Thank you so much dan penghargaan sebesar-besarnya kepada para feminis (perempuan dan laki-laki yang sadar telah terjadi ketimpangan peran laki2 dan perempuan, yang mau berjuang mengecilkan ketimpangan itu menjadi keadilan di dunia), para orang-orang yang sudah memberi pemahaman akan perbedaan seks dan gender, kodrat, status dan peran. Kepada para penulis buku perspektif gender, kepada orang-orang yang mengajarkan bagaimana melihat sebuah kebijakan dengan perspektif perempuan. Kepada orang-orang yang sudah memotivasi dan mendukung perempuan dalam memutuskan pilihannya sebagai manusia.


Selintas Sejarah Hari Perempuan Sedunia

Ide untuk memperingati hari Perempuan Sedunia sebetulnya telah berkembang sejak seabad yang lalu ketika dunia industri ini sedang dalam masa pengembangan dan pergolakan, peningkatan laju pertumbuhan penduduk dan pemunculan paham-paham radikal. Berikut ini adalah kronologi singkat dari beberapa kejadian penting yang mengiringi perjalanan Hari Perempuan Sedunia.

1909 :
Dalam rangkaian pendirian Partai Sosialis Amerika, Hari Perempuan Nasional pertama kali diperingati pada tanggak 28 Februari di Amerika Serikat.Hari hari tersebut kemudian terus diperingati perempuan pada setiap hari minggu terakhir bulan Februari sampai tahun 1913.

1910:
Pertemuan kelompok sosialis internasional di Copenhagen, Denmark, memutuskan untuk memilikii Hari Perempuan Internasional sebagai penghormatan atas hak-hak asasi perempuan dan mendorong diperolehnya hak suara bagi semua perempuan di dunia. Keputusan ini diterima secara bulat oleh semua peserta yang diikuti oleh lebih dari 100 perempuan dari 17 negara, termasuk tiga perempuan pertama yang dipilih sebagai anggota parlemen Finlandia. Pada saat itu, mereka belum memutuskan pada tanggal berapa peringatan hari tersebut akan diadakan.

1911:
Sebagai tindak lanjut dari keputusan yang telah diambil setahun yang lalu, Hari Perempuan Seduani untuk pertamakalinya diperingati (pada tanggal 19 Maret) di Austria, Denmark, Jerman dan Swiss, dimana lebih dari sejuta perempuan dan laki-laki bersama-sama turun kejalan. Selain hak untuk ikut serta dalam pemilu dan posisi di dalam pemerintahan , mereka menuntut hak bekerja, kesempatan memperoleh pelatihan, dan penghapusan diskriminasi dalam pekerjaan.

Kurang dari seminggu sejak peringatan tersebut, pada tanggal 25 Maret terjadi insiden tragis di New York yang menewaskan lebih dari 140 buruh perempuan yang kebanyakan adalah imigran asal Italia dan Yahudi. Kejadian ini sangat mempengaruhi peraturan perburuhan di Amerika Serikat dan kondisi kerja yang menyebabkan insiden ini terjadi kemudian dikecam habis-habisan selama peringatan Hari Perempuan Internasional tahun berikutnya.

1913-1914
Sebagai bagian dari upaya perdamaian yang berkembang selama berlangsungnya Perang Dunia I, perempuan Rusia memperingati Hari Perempuan Internasional untuk pertama kalinya pada hari Minggu terakhir bulan Februari 1913. Di belahan Eropa lainnya, pada atau sekitar tanggal 8 Maret di tahun berikutnya, perempuan berunjuk rasa baik untuk memprotes perang maupun sebagai ungkapan solidaritas kepada saudara-saudara perempuan di manapun juga.

1917
Karena dua juta tentara Rusia terbunuh dalam perang, perempuan Rusia sekali lagi turun kejalan pada hari minggu terakhir di bulan Februari menyerukan "Roti dan Perdamaian". Para pemimpin politik menentang unjuk rasa tersebut, tetapi para perempuan ini tetap bertahan. Dan sejarah mencatat bahwa empat hari kemudian, Czar (raja) turun tahta dan pemerintahan sementara mengakui hak perempuan untuk ikut serta dalam pemilu. Hari bersejarah itu jatuh pada tanggal 23 Februari di Kalender Julian yang digunakan di Rusia atau tanggal 8 Maret menurut kalender Gregorian (kalender Masehi yang juga kita gunakan). Dan sejak saat itulah Hari Perempuan Sedunia diperingati pada hari yang sama oleh perempuan di seluruh dunia.

diolah dari berbagai sumber antara lain apiknet, millis perempuan.

bersambung..

Tuesday, February 19, 2008

BERGEMBIRALAH!


hati yang gembira adalah obat yang manjur



Akhir-akhir ini banyak orang menderita FLU akibat perubahan cuaca yang tak menentu dari panas menyengat ke dingin- lalu panas lagi, ditambah kesibukan kerja sehingga kurang memperhatikan asupan vitamin, terhisap debu, kuman, kena angin serta polusi udara.



Saat sakit kita merasa menyesal dan berkata, "coba kemaren aku aku gak begini begitu.., harusnya aku lebih peduli..., gak makan ini, gak kena hujan, gak pulang malam, kenapa gak istirahat.. wealah dsb.



Padahal biasanya saya minum susu berkalsium tinggi, minum vitamin C, makan buah-buahan, tidak minum air dingin, menghindari debu dan tidur paling telat jam 12 malam, entah kenapa karena sibuk sana sini tak menentu, ditambah lagi banyak persoalan dalam mencoba "menjadi pahlawan dunia" dalam kehidupan sehari-hari. Sudah tahu jika habis makan makanan pedas tidak boleh minum es eh malah dilanggar...(hiks soale amandel saya dah gak ada) akhirnya saya jatuh sakit.



Sebagai seorang dokter (hewan) saya punya kebijakan-taelaaa.. tidak akan makan obat jika tidak terlalu parah. Sebab kalo masih bisa ditangani kan gak perlu makan obat berlebihan karena obat itu mengandung racun. Namun untuk kali ini di awal bulan febuari, saya terpaksa lagi-lagi meracik obat sederhana dalam menyembuhkan flu.


Selebihnya menidurkan diri, menghangatkan badan, minum vitamin C dan buah serta menelan obat favorit saya : obat batuk murah dan permen FG Troches. Jika tidak mempan cukup ditambah antibiotik dan beberapa obat flu yang biasa dijual di toko. Ditanggung sembuh, apalagi jika kita melawan penyakit tersebut dengan semangat hidup dan tetap bekerja.



Konon sakit juga bisa berawal dari perasaan marah yang tidak tersalurkan dan rasa tertekan-, stress karena bekerja, perasaan ditolak, perasaan terhina. Untuk yang satu ini barangkali obatnya adalah ndidengar kan keluh kesahnya. Jika tidak sembuh juga ya jatuh cintalah! karena cinta itu katanya mengalirkan hormon endhorpin-menimbulkan semangat yang apada akhirnya meningkatkan daya tahan tubuh.



Yang saya ingin tuliskan disini adalah hati yang bergembira merupakan obat yang manjur. Ayat ajaib yang ditulis ribuan tahun lalu dalam Bible ini ternyata masih ampuh untuk dipraktekkan. Dunia bisa saja mengecewakan, politik makin amburadul, teman-teman menyebalkan, kekasih pergi, TTM gak punya waktu, orangtua makin sok tahu dan sok kuasa, teman sekantor hanya manusia cengeng yang minta dikasihani-tanpa mau memberi bahkan hewan piaraan makin nyusahin..namun jika kita merawat emosi kita dengan baik maka dengan sendirinya tubuh akan merespon dengan baik.












Thursday, January 24, 2008

Berani Mencintai, Berani Memaafkan Perselingkuhan?



“We got a long great night. Cigarette, drinking water, books and chats.

What do you think we gonna do when we sit on the bed, wear nothing….”



Barangkali satu kata "cerdas" tidak cukup menggambarkan disain cover novel sahabat saya : Ardian Syam, yang baru saja diterbitkan Gagas Media. Kenapa? sebab saya secara tak sengaja (dan juga teman-teman Ardian yang lain dari seluruh penjuru dunia) ikut mengomentari proses pembuatan dan penulisan novel ini.



Karena agak hapal isi ceritanya, saya setuju cover an affair to forget yang mewakili judul novel itu: Pas. So jika anda ke toko buku, belilah novel sahabat saya ini karena saya yakin akan timbul pro kontra akan isinya. why? .....silahkan cari tau sendiri.

Tema selingkuh-dengan dasar ego laki-laki lagi-lagi menjadi dasar cerita novel ini. Ada juga soal sejauh mana laki-laki mampu bersahabat dengan seorang perempuan-apakah memang murni tak kan ada ketertarikan seksual di dalamnya? Saya tidak tahu seberapa jauh editor penerbit melakukan potong gunting hapus tambah, namun draft novel ini masih saya simpan dalam file komputer saya he..he (long story). Yang jelas "isi novel ini sangat laki-laki" karena memang dituliskan oleh seorang laki-laki, bahkan jangan-jangan mewakili laki-laki pada umumnya hiiiiiiiiiiiiiiiiiiiii :-). Kalaupun ada sentuhan perempuan, adalah karena Bung Ardian ini kerap dikeroyok pengkritik novel ini sejak awal dengan pesan "tolong adegan seks nya diperhalus".
Dan mungkin novel ini berisi perselingkuhan tingkat tinggi yang katanya tidak semata-mata karena hubungan seksual, hmmmm... apa iya? Jangan-jangan para laki-laki membeli novel ini justru untuk dihadiahkan kepada perempuan kekasihnya atau istrinya sambil berkata....it works for anna, how about you? wakakakakkkkkk...........

anyway, by the way, bus way..selamat dan sukses buat Bung Ardian!

cp







Tuesday, January 01, 2008

KALAIDOSKOP 2007-tiga (habis)


pendaran cahaya dan kata menghadirkannya disini…
seperti keajaiban tahun baru yang telah dijanjikan Tuhan
mari anggap kelajangan sebagai sebuah karunia
sebab tahun ini DIA terlalu sibuk menghibur mereka yang susah
ada baiknya kita membuat-NYA tersenyum dan bangga, ketimbang meminta-minta..


Apa yang dikerjakan orang-orang di penghujung tahun? Idealnya kumpul dengan keluarga. Hmmm..atau belanja, Tentu saja belanja untuk persiapan makan malam. Ada yang membeli terompet, kembang api atau hadiah. Ada yang mempersiapan kendaraan untuk jalan-jalan atau untuk beribadah akhir tahun. Yup. Tahun baru atau sisa hari menjelang tahun baru biasanya menjadikan orang sensitif, romantis dan peduli setelah bersibuk ria menjalani hidup selama satahun.

Lalu bagaimana dengan orang-orang yang kehilangan kekasih tahun ini, orang-orang yang ditinggal mati, orang-orang yang yang bersengketa sehingga belum bersedia membuka hati untuk memaafkan orang lain yang telah menyakiti. Orang-orang yang sedang kena musibah, yang tidak punya uang untuk membeli kembang api, untuk sekedar membahagiakan keluarga dan anak-anak nya.

Di penghujung tahun ini sejak awal, aku memang berencana nonton pesta kembang api di lapangan Adam Malik di Siantar pukul 00. Sudah hampir 6 tahun aku tinggal di kota ini, namun baru kali ini punya kesempatan. Siangnya ada undangan makan, sore ke gereja dan malamnya menulis atau nonton TV.

Pagi-pagi sekali aku sudah beres-beres rumah, sarapan pangsit, belanja ke pasar-siapa tau besok ada teman-teman yang mau datang. Nyatanya Pajak Horas begitu ramai, padat dan sesak. Semua berdesakan seolah takut kehabisan bahan. Yang girang tentu saja pedagang yang berkesempatan meraup untung sebesar-besarnya karena apapun yang ada, akan dibeli pada pagi itu. Kegemaranku memasak agak terganggu sehubungan dengan habisnya stok santan jadi.Uh.


Sewaktu cuci piring lagi-lagi ada insiden kecil, tanganku terluka kena pecahan kaca entah darimana. Darahnya mengalir cukup banyak. Thank God aku seorang dokter (hewan) yang tau itu hanya proses sementara. Namun tak urung rada ngeri juga membayangkan jika saja kecelakaan yang lebih besar..hiii. Rupanya gejala umum itu menghantui diriku, seolah takut kehilangan momen akhir tahun…sehingga harus selalu berhati-hati.

Belum cukup hal itu, anjingku malah muntah dan tidak mau makan. Ayam ku mati satu karena terluka lehernya seolah digigit vampire. He..he. Untung ada stok policrol-sebagai pengganti obat muntah dan melapisi perut. Masak dokter hewan manggil dokter hewan untuk hal sekecil ini? Aku masih sempat membeli obat antibiotik dan sejenis vaksin ayam sebagai pencegah menularnya penyakit ini.

Masih belum cukup. Di pagi menjelang siang, seorang teman NGO meminta dukungan sebagai dewan nasional sebuah lembaga forum di Indonesia. Akhirnya aku menyanggupi lewat e-mail, menulis surat dukungan, bikin tanda tangan dan stempel, di scan ulang dan dikirim via e-mail. Cukup sibuk sampai jam 13.30. Duh.

Siangnya aku cukup terhibur dengan undangan makan di rumah salah satu oom ku. Wah enak banget! Ada lemang, daging yang diberi sikam (ini khas simalungun), ada sangsang dan makanan lain yang bermacam-macam. Dalam acara itu ada kejadian lucu saat memberi makan pada orangtua berupa ayam yang diatur. Saat pemberian makanan biasanya diiringi kata-kata harapan.

Yang lucunya sempat diucapkan kata klise “panjang umur” dan sehat-sehat yang kemudian diralat jadi sehat-sehat saja- (sebab umur opung itu udah kepanjangan.. udah 90 tahun-an bo!, wakakak..) katanya buat apa umur panjang tapi tidak sehat he..he. Sebenarnya malah jangan-jangan diharapkan cepat pergi karena kalo kelamaan juga tidak menyenangkan. Apa boleh buat, Tuhan itu sulit dimengerti, orang muda yang masih sehat bisa meninggal duluan karena berbagai hal, namun orangtua yang sudah siap malah gak dipanggil-panggil padahal udah capek hidup di dunia ini. Ada-ada aja!

Apa yang hilang di akhir tahun ini? Keramaian, Keakraban, Kehangatan.

Yup. Di penghujung tahun sendirian juga rada gak enak karena bisanya aku jadi seksi repot menyiapkan masakan di rumah. Tapi kalo dipikir-pikir enak juga bisa bebas mau ngapain aja. Gak perlu direpetin untuk berbaju sopan atau dikomentarin jika makan terlalu banyak, atau diteriakin kalo terlambat ke gereja he..he. sebuah ritual yang berulang tiap tahun. Biasanya tepat jam 00 kami mengadakan kebaktian singkat disertai evaluasi glory dan kegagalan tiap anggota keluarga. Seterusnya tukar-tukaran kado, makan ronde 2 dan tentunya menerima kado dari anggota keluarga yang lain.

Aku jadi ingat CH, ketika kami lagi panas-panasnya jatuh cinta, kami meributkan apakah bertahun baru di surabaya atau jakarta. Walhasil kesimpulannya aku ikut dia. Tapi tentu saja diikuti perasaan gak enak. Tahun ini aku mengajaknya ke siantar tapi seperti biasa ego nya terlalu ditempatkan setinggi monas sehingga tidak mau mampir di aspal. Dia bersikeras tak mau datang.

Acara TV udah habis ditonton, termasuk berita masuk tahun baru di Indonesia timur dan tengah. Setengah jam sebelum pukul 00, akhirnya aku memutuskan untuk bergabung dengan masyarakat untuk melihat pesta kembang api. Aku pernah baca spanduknya the FLY akan mengisi acara berikut band dari medan. Beruntung rumah kontrakan ku tidak jauh dari situ. Rencananya aku mau parkir kendaraan di rumah tante dan jalan kaki ke lapangan. Namun jangankan ke lapangan, semua orang memadati jalan menuju kesana, Semua penduduk mulai bayi sampai orangtua tumplek di sana, semua kendaraan diparkir di pinggir jalan hingga bergerakpun susah!. Bahkan ada beberapa truk mengangkut segerombolan anak-anak dari daerah lain sudah beberapa jam yang lalu dengan sabar menunggu hiburan hi..hi mau nonton kembang api. Begini toh siantar di kala tahun baru. Thank God mereka punya pilihan dibanding dengan tukang sapu jalanan yang membereskan sisa sampah akhir tahun. Atau para korban banjir dan bencana alam longsor yang sedang susah di tempat pengungsian.


Apa yang paling nikmat di akhir tahun? Tidur..tidur n tidur. Rupanya liburan itu enak sekali.

Harapan : Agar lebih mandiri, lebih santai, tidak cengeng dan lebih bisa membantu orang lain-tanpa menggerutu? ih amit-amit!






Selamat Tahun Baru 2008 ! I miss my family, I miss Chrisman and Soda, also seven magnificient

Sunday, December 30, 2007

KALAIDOSKOP 2007-dua


Peristiwa

Ada beberapa peristiwa yang aku catat dalam organizerku, yang pertama aku kehilangan ibuku tanggal 5 februari 2007. Aku harus kembali lagi ke Jakarta, padahal baru saja tanggal 15 Januari aku balik ke siantar setelah merayakan tahun baru yang terakhir. Masih kuingat perjalanan yang begitu jauh dan menyedihkan sepanjang siantar-medan-jakarta, ditengah kondisi penerbangan di Indonesia yang amburadul. Saat itu masyarakat masih trauma dengan hilangnya pesawat adam air jurusan surbaya-menado di kawasan sekitar Makasar.


Aku berangkat sendiri mendahului keluargaku. Tak putus-putusnya aku berdoa agar rombongan keluarga dari Sumatra tiba dengan selamat di Jakarta. Saat itu pula Jakarta sedang kacau karena dilanda banjir besar-besaran. Masih kuingat bis bandara yang kunaiki melewati genangan air setinggi 50 cm di depan Citraland menuju RS Dharmais-tempat ibuku disemayamkan karena tidak praktis jika dilakukan di rumah. Dari atas jembatan tol aku bergidik menengok perahu karet tim sar sedang beroperasi di bawah sana, gelap, dingin dan sepi.

Thank God upacara adat dan pemakaman berjalan dengan indah dan lancar. Baru kusadari bahwa orang mati perlu menjalani proses penghantaran kemuliaan yang cukup rumit namun bisa disederhanakan dengan kesepakatan bersama. Aku bangga sebagai anak dilahirkan dari keluarga sederhana namun terhormat. Sama halnya dengan Bapak ku yang meninggal juni 1994, Ibuku menjalani proses upacara kematian (upacara penghormatan) yang bermakna dan memberi berkat. Orangtua ku termasuk manusia-manusia baik yang layak dijadikan contoh semasa hidupnya. Meminjam istilah alof-“telah memenangkan pertandingan dengan baik“Tidak semua orang seberuntung orangtua kami.

Ibuku mengidap penyakit gula selama puluhan tahun, akibat mengkonsumsi obat secara rutin, maka obat itu mempengaruhi ginjalnya. Sejak september 2006 beliau sudah menjalani cuci darah 2 kali seminggu, akibat kondisi ginjalnya yang tinggal berfungsi 5 %. Itupun setelah kami membujuknya. Pengalaman ini membuat keluargaku lebih hati-hati dalam menjaga kesehatan. Tidak berfungsinya ginjal, rupanya tidak hanya dialami orangtua, namun juga anak muda- ada pasien yang baru berumur 27 tahun- penyebabnya bermacam-macam. Sering kubayangkan bagaimana mereka begitu tabah menyambung hidup ditemani keluarga. Tiap kali menemani ibuku cuci darah, selama 4 jam aku jadi punya kesempatan ngobrol dengan pasien dan keluarga mereka.

Tanggal 28 Maret aku untuk pertama kalinya ceramah HIV-Aids di depan para waria kota siantar. Pengalaman seru yang sempat bikin grogi karena aku belum terbiasa bergaul dengan mereka. Di kemudian hari malah aku terlibat lebih jauh karena berkesempatan menjadi direktur sebuah lembaga yang mendampingi para waria, homo dan wanita penjaja seks-dalam kerangka menekan laju epidemi hiv-aids.

Tanggal 4 Juli aku dapat teman serumah lagi.

Tanggal 7 Juli Taufik Harahap (my room mate selama 3 tahun) nikah di Padangsidempuan, aku gak bisa hadir karena gak ada teman juga kendaraan (baca berat di ongkos!)

22 September aku dilatik menjadi direktur eksekutif Bina Insani

23 September tembok belakang rumah rubuh diterjang banjir.

2 Oktober hari ulang tahunku, kami makan malam di rumah secara sederhana-sekalian juga hari mp bebas bicara. Aku senang karena orang yang kuharapkan datang akhirnya bisa kumpul bersama keluargaku.


29 oktober guru smp ku meninggal dunia. Ya ampun aku sedih banget karena terakhir sms an dia menolak ku ajak nonton Film Superman.

Tempat-tempat yang baru pertama kali aku kunjungi

· Tanggal 29 Januari aku berkesempatan mengujungi sebuah daerah bernama tiganderket-daerah karo sekitar 2 jam dari kota kabanjahe. Sebuah daerah yang merupakan kampung halaman wakil ketua KPU Ramlan Surbakti. Daerah yang begitu indah dan subur, bahkan di sana ada sebuah danau bernama laukawar yang sangat bagus untuk daerah pariwisata, namun belum ditata dengan baik terutama jalan menuju lokasinya yang masih belum cukup diaspal.

· 19 Mei aku menemani chrisman bertapa di samosir. Hiks. Aneh, lokasi samosirnya gak jelas sehingga kami nginap di hotel silintong. Rada serem juga ada orang yang suka bertapa dalam dingin malam-bahkan saat itu hujan badai dan petir berkali-kali menyambar. Dia tidak menemukan apa yang dicarinya dan kami pulang kembali ke siantar.

· 16 Juni (seharusnya tanggal pernikahanku) aku dan keluarga jakarta nginap di hotel Carolina, ternyata tempatnya lumayan bagus dan cocok untuk santai nulis n baca buku karena tidak ada TV kecuali di ruang restoran yang sekaligus ruang tamu hotel. Lucu juga di tengah liburan nerima sms ucapan selamat menempuh hidup baru dari teman-teman lama, padahal aku gak jadi nikah.

· 27 Juli aku berkesempatan ikut acara strategic planning UEM di KSPPM Prapat. Wah baru kali ini aku ketemu orang-orang KSPPM!-selama ini cuma denger dari cerita2 aja. Tempat pelatihan mereka bagus dan pemandangannya indah.

· 29 Agustus ke saribudolok dalam rangka yayasan cinta desa-meninjau proyek2 bantuan peternakan dan ubi jalar. Lumayan juga hasilnya. Aku sempat membuat liputan tentang ekspor ubi jalar ke Jepang. Begitu banyak potensi daerah ini yang belum digali. Buset dah.

· 18 Oktober untuk pertama kalinya aku ke Porsea-kebetulan ada acara pernikahan adik nya Pak Toni anggota KPU Sumut. Pengalaman nyoba minuman khas porsea teh susu rasa milk shake waktu panas eh pas dingin baru terasa amis telor nya yeachhhttt! Apes dah.

· 31 Oktober aku baru petama kalinya jalan2 wisata ke PT Inalum melihat cara kerja mereka memasok listrik di Sumut. Pengalaman mendebarkan karena aku diajak langsung oleh bagian humasnya ke kedalaman 200 meter di bawah tanah untuk melihat kerja turbin dari air terjun. Hiiiiiii…aku membayangkan kalo didorong ke dalam seperti di film-film James Bond, alamat keberadaanku tidak akan diketahui lagi.

· 1 November baru tahu yang namanya Muara, sebuah kawasan sisi lain danau toba yang indah dan tenang. Sempat juga mampir di lapangan terbang silangit, sarapan mie gomak bersantan (mie besar2 mirip sphageti) dan juga ke wisata Sipinsur. Tau kan sipinsur itu semacam bukit tinggi dan dari situ kita bisa melihat keindahan danau toba dari sisi lain. pokoke romantis deh.

· 19-23 November untuk pertama kalinya menginjak Tana Toraja dan Makasar. Melewati beberapa kabupaten dan kota selama 9 jam perjalanan dari makasar ke toraja. Wah! kok bisa-bisanya turis bela-belain melakukan perjalanan jauh menikmati mayat yang dimasukan ke lubang gua disana. Hebat. Kapan ya daerahku yang tak kalah hebat bisa seperti mereka. Aku akan bikin tulisan tersendiri untuk hal ini.


. di akhir desember ternyata aku baru tahu kalo blogger ini di bikin links sama bang Mula Harahap. Wealah...malu deh..aku belum sehebat dia kalo nulis..tapi jadi bangga seh. Trus Mbak Tini pun memberi komentar. Rupanya aku hilang dari peredaran dan satu2 nya untuk tau apa yg aku kerjakan ya lewat blogger ini.Aku pikir yang suka baca tulisanku cuma chrisman doang...


bersambung...

Wednesday, December 26, 2007

KALAIDOSKOP 2007-satu

Akhirnya..


Setelah 2 bulan sibuk, aku punya kesempatan duduk di depan komputer untuk menulis.
Tak terasa tahun 2007 akan berakhir. Begitu banyak peristiwa suka maupun duka terjadi. he..he jika aku buka organizerku (btw aku rajin menulis peristiwa2 penting dalam buku -:) maka ada banyak perubahan dalam diriku termasuk menjadi lebih sabar dalam menghadapi persoalan. Untuk kesekian kalinya aku dipromosikan Tuhan ke posisi dengan level lebih tinggi, taela..
Yup. aku sendiri heran kok bisa-bisanya aku menjalani tahun 2007 ini dengan kejutan-kejutan menyenangkan namun juga memilukan hati untuk kemudian menjadi suatu ketegaran baru, pemahaman baru dan tentunya tanggung jawab baru.
Hari ini aja ada kelucuan-kelucuan aneh. Baru saja seorang namboru yang tidak aku kenal menelepon untuk menjodohkan anaknya denganku. Hah? Mau ya sama anakku? hiiii untung aja aku gak datang ke gereja hari ini, pasti ketemu beliau dan dikenalin. Masalahnya ada banyak cowok2 simalungun yang sedang pulang kampung dan sempat2 nya bermaksud mencari istri. Mungkin orangtua mereka sudah mendesak supaya tahun depan bisa menikah, dan mungkin saja mereka mendengar ada br purba gokil yang sedang dan betah melajang-sudah berumur pula, anggota KPU & direktur LSM-pasti gajinya banyak! hiii..that's me! Padahal asumsi itu tidak semuanya benar.
Dan aku kembali terhempas pada pertanyaan: Masihkah perlu menikah? manakala otakku sudah dipenuhi berbagai rencana dan kesibukan di tahun 2008 nanti?
Btw untuk pertama kalinya aku tidak pulang ke Jakarta dalam merayakan natal dan tahun baru kali ini. Horeeee..,untuk pertama kali pula aku akan menikmati pesta kembang api di lapangan adam malik setelah hampir lebih 5 tahun menjadi penduduk siantar. Biasanya tepat tanggal 28 desember pasti aku pulang untuk mengikuti tradisi keluargakut, ikut kebaktian tutup tahun dan tukaran kado. Namun sejak kematian ibuku di bulan febuari tahun 2007, seolah tak ada lagi orang yang ingin kuberi bingkisan. Keponakan2 dan saudara mungkin masih terlalu kaya untuk menerima kado..bahkan keponakan2 ku yang udah bekerja, setiap kali kubagi duit malah bilang.."bener neh, tante punya duit?, jangan2 udah gak makan di siantar! atau yang belum bekerja akan berkata: "tan, kalo cuma gocap mah ogah"! dasar anak jaman sekarang...he..he.
Alasan kedua aku tidak pulang adalah karena waktu yang sempit. Ada beberapa tugas yang harus kuselesaikan di akhir tahun ini, antara lain sosialisasi pemilihan gubernur sumatra utara-khususnya mengenai daftar pemilih. kadang2 rakyat ini rada bolot juga. Udah diwanti-wanti mendaftar ke kelurahan masing2 kalo mau ikut pemilu eh pas hari H malah demo kenapa gak terdaftar, gak punya kartu lah dsb.Buset. Oleh karena itu gue aku sebagai koordinator sosialisasi mulai besok berhalo-halo ke tiap kelurahan untuk mengumumkan penduduk kota ini agar segera mendaftar or mengecek lagi apakah memang sudah terdaftar.
Alasan ketiga adalah gue sedih aja karena udah yatim piatu n gak ada orang di rumah jakarta sana, plus bete naik pesawat di tengah cuaca yang gak karuan ini akibat perubahan iklim. Disamping itu sayang aja duitnya kalo cuma bisa liburan sebentar :)
Alasan keempat gue lagi seneng nulis dan punya kesempatan aja, setelah berkutat ama kerjaan selama 2 bulan, rasanya enak aja bisa bebas-mau utak atik foto, bikin brosur, bikin tor diskusi dan tentu aja pesta panggang ama temen2 gue. Rasanya kota ini makin bisa bikin betah sebab baru seminggu ini udah dilaunching pizza house-alamat gak perlu repot2 ke medan bo!
Siapakah diantara kamu yang karena kekuatirannya dapat menambahkan sehasta saja pada jalan hidupnya? (matius 6:27)

Jika anda tahu bahwa Anda harus menunggu, mengapa tidak memilih untuk menikmati hidup ini sambil Anda menunggu? Mengapa tidak bergembira sementara Tuhan sedang bekerja mengubah sesuatu?

ANTUSIASME 2008

Sungai dan laut bisa merajai ratusan lembah adalah karena mereka lebih rendah dari lembah-lembah-lembah lainnya, maka mereka menjadi pemimpinnya.

sebab itu, kalau ingin mengatasi manusia bicaralah dengan gaya merendah, kalau ingin memimpin manusia, bicaralah dengan gaya seoloah-olah dirimu tertinggal di belakang.

Begitulah orang suci berada di atas tanpa memberatkan manusia lainnya, berada di depan tanpa menghalangi manusia lainnya, berada di depan tanpa menghalangi menusia lainnya maka seisi dunia merasa bahagia dan tak bosan mendorongnya.

Karena ia tak bersaing, maka ia tak tersaingi.. (laozi)